BATUK

Sabtu, 26 Maret 2011

Batuk merupakan refleks yang terangsang oleh iritasi paru-paru atau saluran pernapasan. Bila terdapat benda asing selain udara yang masuk atau merangsang saluran pernapasan, otomatis akan batuk untuk mengeluarkan atau menghilangkan benda tersebut. Batuk biasanya merupakan gejala infeksi saluran pernapasan atas (misalnya batuk-pilek, flu) dimana sekresi hidung dan dahak merangsang saluran pernapasan. Batuk juga merupakan cara untuk menjaga jalan pernapasan tetap bersih. Ada dua jenis batuk yaitu batuk berdahak dan batuk kering. Batuk berdahak adalah batuk yang disertai dengan keluarnya dahak dari batang tenggorokan. Batuk kering adalah batuk yang tidak disertai keluarnya dahak.

(bahan kuliah dan makalah kesehatan)

Gejala-gejala

· Pengeluaran udara dari saluran pernapasan secara kuat, yang mungkin disertai dengan pengeluaran dahak

· Tenggorokan sakit dan gatal

 

Penyebab

a) Infeksi

Produksi dahak yang sangat banyak karena infeksi saluran pernapasan.

Misal flu, bronkhitis, dan penyakit yang cukup serius meskipun agak jarang yaitu pneumonia, TBC dan kanker paru-paru.

b) Alergi

· Masuknya benda asing secara tidak sengaja ke dalam saluran pernapasan .

· Misal : debu, asap, cairan dan makanan

· Mengalirnya cairan hidung ke arah tenggorokan dan masuk ke saluran pernapasan

· Misal : rinitis alergika, batuk pilek

· Penyempitan saluran pernapasan misal pada asma

 

Hal Yang Dapat Dilakukan

· Minum banyak cairan (air atau sari buah) akan menolong membersihkan tenggorokan, jangan minum soda atau kopi.

· Hentikan kebiasaan merokok

· Hindari makanan yang merangsang tenggorokan (makanan dingin atau berminyak) dan udara malam.

· Madu dan tablet hisap pelega tenggorokan dapat menolong meringankan iritasi tenggorokan dan dapat membantu mencegah batuk kalau tenggorokan anda kering atau pedih.

· Hirup uap air panas (dari semangkuk air panas) untuk mencairkan sekresi hidung yang kental supaya mudah dikeluarkan. Dapat juga ditambahkan sesendok teh balsam/minyak atsiri untuk membuka sumbatan saluran pernapasan.

· Minum obat batuk yang sesuai

· Bila batuk lebih dari 3 hari belum sembuh segera ke dokter

· Pada bayi dan balita bila batuk disertai napas cepat atau sesak harus segera dibawa ke dokter atau pelayanan kesehatan.

 

Obat Yang Dapat Digunakan

Obat batuk dibagi menjadi 2 yaitu ekspektoran (pengencer dahak) dan antitusif (penekan batuk)

 

A. Obat Batuk Berdahak (Ekspektoran)

1. Gliseril Guaiakolat

a. Kegunaan obat

Mengencerkan lendir saluran napas

b. Hal yang harus diperhatikan :

Hati-hati atau minta saran dokter untuk penggunaan bagi anak di bawah 2 tahun dan ibu hamil.

c. Aturan pemakaian

• Dewasa : 1-2 tablet (100 -200 mg), setiap 6 jam atau 8 jam sekali

• Anak : 2-6 tahun : ½ tablet (50 mg) setiap 8 jam

6-12 tahun : ½ - 1 tablet (50-100 mg) setiap 8 jam

Bromheksin

a. Kegunaan obat

Mengencerkan lendir saluran napas.

b. Hal yang harus diperhatikan

Konsultasikan ke dokter atau Apoteker untuk penderita tukak lambung dan

wanita hamil 3 bulan pertama.

c. Efek samping

Rasa mual, diare dan perut kembung ringan

d. Aturan pemakaian

Dewasa : 1 tablet (8 mg) diminum 3 x sehari (setiap 8 jam)

Anak : Di atas 10 tahun: 1 tablet (8 mg) diminum 3 kali sehari (setiap 8 jam)

5-10 tahun : 1/2 tablet (4 mg) diminum 2 kali sehari (setiap 8 jam)

Kombinasi Bromheksin dengan Gliseril Guaiakolat

a. Kegunaan obat

Mengencerkan lendir saluran napas

b. Hal yang harus diperhatikan :

• Konsultasikan ke dokter atau Apoteker bagi anak di bawah 2 tahun.

• Konsultasikan ke dokter atau Apoteker bagi penderita tukak lambung.

• Konsultasikan ke dokter atau Apoteker bagi ibu hamil.

c. Efek samping

• Rasa mual, diare, kembung ringan.

 

B. Obat Penekan Batuk (Antitusif)

1. Dekstrometorfan HBr (DMP HBr)

a. Kegunaan obat

Penekan batuk cukup kuat kecuali untuk batuk akut yang berat

b. Hal yang harus diperhatikan

• Hati-hati atau minta saran dokter untuk penderita hepatitis

• Jangan minum obat ini bersamaan obat penekan susunan syaraf pusat

• Tidak digunakan untuk menghambat keluarnya dahak

c. Efek samping

• Efek samping jarang terjadi. Efek samping yang dialami ringan seperti

mual dan pusing

• Dosis terlalu besar dapat menimbulkan depresi pernapasan

d. Aturan pemakaian

• Dewasa : 10-20 mg setiap 8 jam

• Anak : 5-10 mg setiap 8 jam

• Bayi : 2,5-5 mg setiap 8 jam

Difenhidramin HCl

a. Kegunaan obat

Penekan batuk dan mempunyai efek antihistamin (antialergi)

b. Hal yang harus diperhatikan

· Karena menyebabkan kantuk, jangan mengoperasikan mesin selama meminum obat ini

· Konsultasikan ke dokter atau Apoteker untuk penderita asma, ibu hamil, ibu menyusui dan bayi/anak.

c. Efek Samping

Pengaruh pada kardiovaskular dan SSP seperti sedasi, sakit kepala, gangguan psikomotor, gangguan darah, gangguan saluran cerna, reaksi alergi, efek antimuskarinik seperti retensi urin, mulut kering, pandangan kabur dan gangguan saluran cerna, palpitasi dan aritmia, hipotensi, reaksi hipersensitivitas, ruam kulit, reaksi fotosensitivitas, efek ekstrapiramidal, bingung, depresi, gangguan tidur, tremor, konvulsi, berkeringat dingin, mialgia, paraestesia, kelainan darah, disfungsi hepar, dan rambut rontok.

d. Aturan Pemakaian

• Dewasa : 1-2 kapsul (25-50 mg) setiap 8 jam

• Anak : ½ tablet (12,5 mg) setiap 6-8 jam

0 komentar:

Poskan Komentar

Ping your blog, website, or RSS feed for Free